Listrik Naik Turun, Penyebab, Akibat.

December 11, 2010

Untuk daerah luar Jawa, dan ada juga di sebagian Jawa, listrik yang dipasok PT. PLN tidak selamanya mulus-mulus 220volt sesuai yang tertera. Malahan, ada yang turunnya sangat drastis hingga tinggal 150volt. Seperti yang pernah saya jumpai di daerah Kerobokan, Kuta, Bali. Suara kompresor kulkas yang bergetar keras sekali terdengar pada saat tegangan listriknya turun. Padahal hari itu siang sekira pukul 2.00 pm.

Kenapa bisa demikian ? Pertanyaan yang bagus. Dalam skala kecil, inilah penyebabnya:


ya.. trafo ini tugasnya adalah menurunkan tegangan listrik dari kurang lebih 25.000 volt menjadi tegangan rumahan 220 volt. Dengan kemampuan (daya = watt) tertentu sesuai dengan spesifikasi trafo. Daya ini kemudian dibagi ke rumah-rumah langganan sesuai dengan permintaan daya pelanggan. Ada yang 450W, 900W, 1200W, 2200W, dan lain-lain sesuai permintaan.
Karena itu, PLN menyesuaikan kapasitas trafo ini dengan total daya yang hendak dipakai pelanggan-pelanggan, ditambah toleransi. Pernah dengar berita trafo PLN meledak ? Penyebabnya adalah total daya yang dipakai pelanggan melebihi kapasitas yang bisa disediakan oleh trafo ini. Dan itu sudah ekstrim sehingga trafo menjadi panas berlebih, dan bummm... Kalaupun trafonya kuat dan tidak sampai meladak, pasti tegangannya menjadi turun, bahkan hingga separuh. Nah, tu kan, ketemu penyebabnya...
Penurunan tegangan skala kecil ini dapat dirasakan pada pelanggan PLN rumahan yang terhubung dalam satu jalur trafo itu saja.
Sedangkan jika satu pulau Bali tegangan listriknya turun, itu sudah termasuk skala besar.
Fakta-fakta yang terjadi di lapangan yang bisa menjadi penyebab turunnya tegangan PLN skala kecil adalah:
1. Kualitas trafo yang menurun akibat usia penggunaan.
2. Penggunaan daya oleh pelanggan melebihi kapasitas trafo.

Yang nomer 2 ini, ternyata setelah diselidiki, ada intrik didalamnya. Dikota-kota besar, untuk mengajukan sambungan baru PLN bisa dibilang susah sekali. Biayanya mahal, plus kita harus menunggu lama, kadang sampai berbulan-bulan. Kenapa demikian ?
Sebelum menyetujui penyambungan baru, PLN harus evaluasi dimana jangkauan trafo sambungan baru itu. Apakah trafo itu masih tersedia kapasitasnya untuk daya yang diinginkan. Itulah kenapa lama sekali. Plus, jika ternyata daya trafo sudah tidak mencukupi, weee... masalah, tuh !
Dan... jika pemohon memaksa, biasanya (mudah-mudahan tidak) ada oknum yang meminta biaya lebih untuk melaksanakan hasrat pemohon. Jika ini terlaksana, trafonya pasti menjerit, tegangan yang keluarpun tidak lagi 220volt.
Ditambah, kalau ada yang mencuri listrik... maliing... maliing....
Mencuri listrik itu dengan cara menyambung langsung (atau yang lebih profesional menggunakan kontaktor) kabel yang masuk kerumah ke kabel besar yang langsung ke tiang listrik. Jadi sebelum meteran, tuh. Kenapa ini mempengaruhi beban trafo ? Karena, MCB (yang suka turun tuh waktu listrik rumah nge-"jeglek", seperti gambar disamping), itu adalah pembatas daya listrik rumah. Jika kita memakai listrik melebihi daya sesuai kontrak, atau terjadi korsleting, MCB akan memutus. Nah, dah dapet nih gambarannya.

Akibat-akibat yang ditimbulkan:
Waduh, ini nih.. menakutkan karena musti menyiapkan uang ekstra untuk memperbaiki pesawat elektronik. Yang jelas, bisa mati tuh pesawat. TV, CPU, Monitor, Kulkas, Freezer, Kipas Angin, AC, Dispencer, tu paling nggak tahan terhadap listrik yang naik turun.
Untuk TV dan Monitor, mungkin anda tidak tahu secara langsung efeknya. Namun, mesinnya tuh, terutama bagian Regulator/PowerSuply, bekerja keras untuk menyetabilkan tegangan. Dan, bila sudah capek, anda bisa tahu efeknya, dusss.., dan bau hangus tercium harum, peett.. TV anda mati.
AC, Kulkas, Freezer, Dispencer. Bila anda mendengar suara ber-geruduk dari mereka, lebih baik matikan saja dulu. Dengan listrik yang kurang, kompresornya tidak mampu berputar normal.
Komputer, jika susah start, atau sering restart sendiri, bisa jadi juga karena tegangan listrik kurang. (kalau nggak kena virus...!!?!) Power Suply-nya juga bekerja keras untuk menyetabilkan keluaran.
Menjengkelkan memang, namun mau gimana lagi. Bapak-bapak yang di PLNpun dibuat pusing dan dengan semangat baja mengerahkan segala kemampuan untuk menambah pasokan listrik untuk negara kita tercinta... (Amiiinn....!).
Semoga Uranium yang kita punya tidak jatuh ketangan asing sehingga kita bisa membuat PLTN di Indonesia kita... (lagi: Amiiiinnn..!)
Di gambar sebelah ini, menurut penelitian terdapat Uranium yang banyak. Dibawah tambang emas. (FreePort, Jaya Wijaya).


Minimal, apa yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan pesawat elektronik kita ?
Jawabannya hanya satu, STAVOLT. Stabilized Voltage, adalah alat untuk menyetabilkan tegangan listrik yang naik turun menjadi rata 220volt. Jika dalam keadaan baik dan normal, stavolt mampu mengatasi naik-turunnya tegangan bahkan pada saat ekstrim. Hal itu juga tergantung pada kualitas stavolt itu sendiri.
Bahkan, pada tegangan listrik yang naik turun terus menerus, stavolt bisa lebih maksimal kerjanya. Karena, seperti sifat peralatan listrik pada umumnya, pada penggunaan kontinyu sewajarnya, peralatan listrik bisa lebih awet dari pada yang jarang-jarang dipakai. Dipasaran, terdapat banyak jenis dan merek stavolt. Anda harus jeli memilihnya. Yang saya maksud pada tulisan ini adalah stavolt yang memakai motor dan trafo silinder.
Ciri-cirinya, lebih berat, waktu pertama dihidupkan akan terdengar suara motor bergerak. Stavolt jenis ini mampu lebih tepat menyesuaikan keluaran listrik.
Kapasitas yang disediakan oleh tiap tipe-pun berbeda. Bila anda tidak tahu berapa daya yang dibutuhkan, ada baiknya anda bilang ke penjual untuk apa stavolt tersebut. Bila dananya cukup dan anda ingin menyelamatkan seluruh isi rumah, andapun dapat memakai stavolt master, dan dipasang sesudah meteran dan sebelum jalur utama rumah.

Well.. itulah bagi-bagi dikit dari SAE services, semoga berguna. Anda dapat meninggalkan comment apabila ada kesalahan dalam tulisan ini, atau ada yang kurang jelas.

You Might Also Like

29 komentar

  1. Gan mau tanya, apakah sudah ada/dibuat pabrik alat pemutus aliran listrik ketika tegangan listrik di rumah tiba-tiba naik/berlebih kalo ada apa nama alatnya dan di mana bisa pesan.

    Mohon info ke asepsp@gmail.com Terima kasih,

    ttd.
    Asep S.

    ReplyDelete
  2. Ada. Namanya High Voltage Breaker. Tapi di Indonesia belum ada yang jual.
    Kalau mau berkreasi, bisa bikin rangkaian sendiri kalau memang sangat diperlukan.

    ReplyDelete
  3. ma kasihh...,bermanfaat sekali.. :D

    ReplyDelete
  4. Maaf gan, saya juga pernah kejadian listrik yg tegangan nya turun naik, akibatnya alat elektronik tv dan sebagian lampu yg hidup juga nggak bs dipakai lagi alias rusak, sy juga udah lapor PLN setempat dan sebentar langsung mendapat kn pelayanan pelanggan cuman berhubung yg naikin dan turunin listrik ny siapa dan kenapa??? Ya jadi nya sy sebagai pelanggan tanggung sendiri akibatnya tanpa ada ny konvensasi dari pihak terkait. Yg mau sy tanya kn apakah aturan konvensasi itu ada atau memang pelanggan yg hrs terima akibatnya...? Gitu aja gan, mohon penjelasan.. thanks sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soal kompensasi, jika memang merugikan, bisa saja menuntut.
      Ini kan negara hukum.
      Bisa minta pertimbangan hukum ke LBH terdekat atau YLKI.

      Delete
  5. Kalau rumah disebelah persis trafo listrik (seperti gambar diatas) bahaya tidak untuk kesehatan? Trims sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Secara teori dan jika trafo bekerja sebagaimana mestinya, tidak mempengaruhi kesehatan.
      Sama saja dengan kita setiap hari bergumul dengan kelistrikan.
      Bahaya yang mengancam hanya apabila terjadi korsleting dan trafo meledak.

      Delete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  8. gan saya pake stavol 3000va dng toleransi 150 - 250v cmn kadang listrik ruma saya bisa drop sampe 130v, membuat stavol saya ga kuat jadi outputnya sekitaran 170v, nah pertanyaanya kira2 klo output dr stavol saya kasi stavol lg kira2 bisa merusak stavol utama ga ya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow... 130V ? saatnya komplain ke PLN, Gan...
      Untuk stavolt yang diseri, rasanya tidak bisa menyelesaikan masalah.
      Solusi sementara, bisa mengurangi pemakaian pada jam-jam tegangan drop.
      Gunakan UPS untuk TV atau komputer.
      -

      Delete
  9. Nice info gan.. Kalo cara hitung konsumsi daya di share juga gan hehe, soalnya dirumah suka turun jetlek mcbnya, Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hitung konsumsi daya, dalam hubunganya dengan watt maksimal KWH, tinggal jumlahin aja Watt per peralatan yang dipakai.
      Kalau hasil penjumlahan mendekati watt KWH, bisa dipastikan MCB turun.
      Perhatikan untuk pesawat TV tabung. pada saat pertama start dari kondisi mati (bener2 mati, bukan standby), tv akan menyedot listrik besar untuk mengaktifkan fungsi degaussing tabung.

      Ditiap peralatan biasanya ada spesifikasinya.
      .

      Delete
  10. Sebenernya kasus naik turun voltase ini sudah lama terjadi, dan solusinya mudah sebenernya(bagi yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya,ga tau di daerah lain), tinggal lapor/telepon PLN 123 laporkan keluhan,tunggu satu jam petugas datang,check voltase,dan kalau memang drop,petugas naik ke tiang listrik untuk memindahkan koneksi dan mengganti kabel yang rusak. kebetulan kabel nol/neutral saya dan kabel fasa yang dari tiang udah korosi, dibetulin selama sejaman, dan voilaa... tegangan naik jadi 222 volt dan stabil,mau siang dan malam. diukur pake digital multimeter Sanwa CD800a nyantol terus.
    Sebenernya deteksi Nol/neutral PLN rusak itu mudah, tinggal ukur aja pake multimeter di MCB box, kalo kutub ground rumah dihubungkan ke fasa voltasenya lebih gede dari nolnya PLN itu tanda koneksi nol di tiang rusak. atau bisa jadi memang trafonya berat, nah itu tugas petugas PLN nyari jalur yang masih stabil. bbrp kerabat dan saya berhasil dengan cara ini. toh itu kan tugas PLN sebagai penyedia layanan,PLN sekarang sudah professional kok,ga pake ntar2 lagi. masalah sering ngetrip/jepret MCB nya itu juga pengaruh dari voltase. contoh : yang kita beli dari PLN katakan 4A(900VA) dengan hitungan 220VX4A. nah kalau voltasenya 180Volt ya tinggal dikalikan aja 180VX4A=720VA. ya jelas sering trip. karena MCB panas dan memproteksi diri. mohon dikoreksi kalau salah,cuma ingin berbagi :)

    ReplyDelete
  11. apa voltase naik turun bisa bikin boros listrik ? yang anehnya kala pagi sampai siang listrik dari meteran prabayar sangat cepat kwh meternya tapi kala malam normal aj, sudah komplain pln tapi belum ada tindak lanjut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi Gan.. apalagi dirumah ada pakai peralatan listrik ber-kawat gulung, semisal kipas angin, kulkas, mesin cuci, dan AC.
      Peralatan listrik kawat gulung membutuhkan start awal dengan arus tinggi.

      Delete
  12. Pak knp di rmh saya daerah tangerang slalu spaning ya bahkan sering sekali daya nya 1300 pdhl g pakai apa2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi kerusakan di meteran, atau mungkin ada kabel yang bocor.

      Delete
  13. Mau tanya nich gan? Meteran drmh saya tiba2 bunyi apabila baru start hidupkan tv dan semua lampu kedap kedip karna voltasenya turun. Saya matikan tv masih tetap bunyi dan lampu masih kedap kedip. Dimana letak kerusakannya ya gan? Bisakah meteran listrik rusak dan dsebabkan oleh apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan lapor PLN, Gan.. sepertinya ada pengkabelan yang kurang bagus.

      Delete
  14. pa saya mau tanya nh kalo tegangan gak stabil kan elektronik cepet rusak
    Nah kalo kerusakan elektronik yang paling cepet mati apanya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kerusakan yang sering ditimbulkan oleh listrik tidak stabil pada pesawat elektronik adalah bagian Power Suply.

      Delete
  15. Mau tanya ya ? Di rumah saya pake 450 w ,. Kok kulkas saya kalo pagi ke sore freezer.nya kayaknya daya.nya turun trus kalo sore sampe pagi daya nya kayak naik lagi cz klo buat ice cream lk siang ice cream.nya mencair klo malem beku lgi. Mohon bantuannya ya yg tau prmaslahannya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk memastikan apakah benar, listrik tidak stabil, harus diukur dengan AVO meter.. atau dengan meilhat tanda-tanda, seperti lampu redup, kulkas berbunyi glodak-glodak.

      Untuk kasus kulkas Aganwati ini, harus dicek juga kulkas-nya.. apakah disiang hari dinginnya kurang maksimal karena melawan panasnya siang hari, atau penyebab lain, misal freon kurang, kompresor lemah. Silahkan hbungi tukang klukas terdekat. Salam.

      Delete
  16. mau tanya, apakah kelebihan tegangan ato kurangnya tegangan dpt menimbulkan mcb trip?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak. MCB tidak berpengaruh pada tegangan, tetapi berpengaruh pada arus. Jika arus listrik melebihi ambang batas plat bimetal, maka bimetal akan panas sehingga melengkung dan memutus.

      Delete
  17. Pak di rmhku voltase nya ga pernah turun tp naik terus hingga 247v sekitar pukul 1 dini hari, kira2 masalah nya apa ya pak? Makasih..

    ReplyDelete

Popular Posts

Alamat Kami:

SAEservices. melayani perbaikan Notebook/Netbook, Smartphone, TV (LCD/LED). Alamat: Jl. Gunung Cemara 39A, toko A2. Monang-Maning, Denpasar, Bali. . phone/WA: 081 353 135 102, 085 339 446 812.